Celoteh Pikir

Susun kata | Seandainya Tau Kapan Mati

By  | 

Sering kudapat kabar musibah

Mulai dari sahabat hingga orang terdekat

Aku hanya bisa memandang goresan di batu nisan

Tangis terbuang sia sia

Meberatkan sang tercinta

Seandainya aku tau

Kapan ia menjemputku

Mungkin aku akan gugup

Karena mungkin cahaya kuburku masih redup

Hmmm, apa yang harus kulakukan?
Kutinggalkan dunia

Aku perhatikan ibadahku

Tak ku pikirkan harta tahta

Sangat takut untuk melanggar peraturanMu

Bersemangat menambal noda-noda itu

But, wait. Faktanya aku tak tahu sama sekali

Kapan ia benar-benar memanggilku

Aku sering lupa

Antara yang ridhaNya dan murkaNya

Aku lah manusia

So?

Aku hanya bisa

Menganggap aku sedang bermain

Semua yang kumiliki adalah titipan

Aku harus menjaganya sebelum game over!

Anggap ia dekat dan anggap ia jauh

Saling mengingatkan adalah sebuah pengaman

Meminta penjagaan kepadaNya akan melengkapi
Menyambutnya dengan yang terbaik adalah impian

Selalu mengingatnya adalah kebutuhan

Menjemputnya dengan kesiapan

Menghidupkan hidup yang akan hidup selamanya

Membuat si kanan sibuk

Mengistirahatkan si kiri
Ia memang butuh perhatian

Ia adalah kematian

Komentar

%d bloggers like this: